Pages

Tampilkan postingan dengan label my life is an advanture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my life is an advanture. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2011

Jangan mengeluh,kawan..

Pengen jalan-jalan..
Pengen nonton bioskop..
Pengen karaoke..
Pengen belanja..
Pengen tidur cukup..
itulah yang benar-benar saya inginkan kali ini.

Bosan rasanya dengan kegiatan sehari-hari saya yang dari hari ke hari hanya berkutat dengan tugas yang sepertinya tiada henti. Sirik memang melihat teman-teman dari kampus lain yang bisa mudahnya menyusun jadwal bermain mereka. Tidak ada yang bisa saya lakukan selain menghadapinya dan menjalaninya.

Jenuh? Rasa itu selalu muncul disaat-saat saya sedang dalam kesulitan menyelesaikan semua tugas-tugas ini. Tapi saya tidak boleh terlalu larut dalam kejenuhan ini. Sering sekali saya berfikir, kenapa saya sering sekali mengeluh? bukankah mengeluh adalah tanda bahwa kita tidak bersyukur?
Toh mengeluh tidak akan menyelesaikan semua tugas-tugas saya. Padahal dengan mengeluh hidup tidak akan berubah, roda nasib tetap berputar. Apa yang harus saya lakukan agar saya berhenti mengeluh?

Yak.. BERDO'A..
Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang jika orang tersebut hanya mengeluh tanpa berbuat sesuatu untuk mengubah nasibnya. Berdo'alah untuk mengubah nasib. Berdoalah karena manusia hanya bisa menjalani, bukan memutuskan. Berdo'alah karena Tuhan sendiri telah berjanji akan mengabulkan do'a umatnya. Do'a adalah representasi dari ketidak sombongan. Orang yang tidak pernah berdo'a adalah orang - orang yang sombong, karena merasa tidak membutuhkan bantuan dari Tuhan.

Mengeluh adalah ratapan jiwa yang merasa kalah dalam kehidupan. Mereka yang kecil jiwanya dalam kehidupan. Banyak sekarang orang besar tetapi kecil jiwanya. Kerdil cara berpikirnya sehingga suka mencari jalan pintas dalam kehidupan dengan cara-cara yang menyimpang dari ajaran agama. Jadilah orang yang besar jiwanya, jalani hidup dengan penuh keyakinan bahwa Tuhan melihat usaha kita, dan yakin tidak ada yang sia-sia jika kita sungguh-sungguh. Jika kita gagal kita akan puas karena sudah melakukan pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh, dan jika kita sukses kita akan sangat puas karena jerih payah kita berhasil. Dalam hidup sebenarnya bukan berapa banyak hasil yang kita dapat tetapi berapa keras kita berusaha.

Ketika anda bercermin pagi ini, yakinlah bahwa sosok yang anda temui di sana adalah diri anda yang sempurna. Tiada cacat. Tiada kurang. Tak perlu anda mempertanyakan mengapa anda berparas seperti itu, berwarna kulit ini atau bertubuh demikian. Anda telah dianugerahi sosok terbaik; perlengkapan sempurna untuk menjalankan misi anda. Carilah kekuatan pada diri anda sendiri. Terlalu banyak orang takut pada bayangannya sehingga mencari bayangan orang lain. Anda hanya perlu mensyukuri apa yang ada pada diri anda sendiri, maka anda akan menemukan kekuatan yang tak terbayangkan. Nilai anda adalah apa yang anda karyakan bukan apa yang anda keluhkan.

Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, kata pepatah. Namun, rumput di halaman sendiri jauh lebih berharga. Hidup ini bukan untuk mempersoalkan apa yang kita miliki, namun apa yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Hidup ini terlalu singkat untuk mencari semua jawaban, namun cukup untuk melakukan pekerjaan. Berhentilah mengeluh. Pandanglah betapa sempurnanya anda. Jadilah kuat. Jadilah diri anda sendiri.



sekian
~gnyndlh

Sabtu, 26 Februari 2011

Hidup tidak selalu menang

Pada kebanyakan orang, makna kegagalan begitu buruk bahkan bisa menjadi momok penghancur harapan. Kita harus yakin, setiap situasi apapun pasti ada faktor keberuntungan. Termasuk ketika kita sedang mengalami kegagalan.

Yang menjadi alasan mengapa orang tidak menikmati kegagalan adalah tertundanya waktu mereka untuk mencapai apa yang diinginkan atau dicita-citakan. Sebagian orang mengisi kegagalan dengan keterpurukan, kesedihan atau yang lebih parah menyalahkan dirinya sendiri sebagai pemicu/penyebab adanya kegagalan tersebut. Itu tidaklah patut untuk ditiru.

Tetapi, ada sebagian orang mengisi kegagalannya sebagai ajang introspeksi diri, mencoba lebih baik lagi untuk kedepannya dengan pengalaman kegagalan yang pernah dirasai. Dan yang paling hebat, mereka bisa menjadikan situasi ini sebagai penyemangat dalam melanjutkan perjalanan menuju cita-cita, bukan sebagai pemutus asa. Itulah pola orang sukses. Dan saya akan mencoba menjadi orang seperti ini.

Tidak ada orang sukses yang tidak mengalami kegagalan. Berarti kegagalan merupakan jendela kesuksesan. Disaat semua pintu tertutup, janganlah dulu untuk berdiam diri, menyerah dan terpuruk. Lihatlah, masih ada jendela yang bisa mengeluarkan kita dari sana.

Kegagalan bukanlah penghenti cita-cita, pemutus asa dan penghancur mimpi. Jika kita bersikap terbuka, bisa jadi kita malah bersyukur karena mengalami kegagalan. Ingat, tidak ada orang sukses yang tidak mengalami kegagalan dan ingatlah pula jika Allah SWT selalu bersama kita.

Terimakasih untuk semuanya yang sudah mendukung saya selama ini. Mungkin memang bukan jalan hidup saya menjadi seorang asisten laboratorium. Sedih? tentu. Kecewa? yaa. Menyesal? hell NO. Ini adalah bagian dari rencana Allah SWT. Di balik semua ini pasti ada hikmahnya. Sebelum mengikuti rekrutasi ini saya sudah memikirkan, apa yang harus saya lakukan apabila saya diterima dan apa yang harus saya lakukan apabila saya ditolak. Dan sekarang, saya tinggal menjalankannya.

"Hidup tidak selalu menang" sepenggal kalimat dari mama setelah mengetahui saya gagal. Semangat dari papa mama memang kekuatan paling terbesar dalam hidup saya. Mereka tidak pernah mendoakan agar saya diterima menjadi asisten. Tapi mereka selalu mendoakan agar saya diberi yang terbaik. Berarti ini memang bukan yang terbaik untuk saya Mungkin terbaik untuk teman-teman saya yang nantinya akan menjadi aslab PFT. semangat ya teman-teman, buktikan kalau kalian memang pantas menjadi penerus asisten LAB PFT :)



~sekian
gnyndlh